ALWINEWS.COM, NTB – Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 resmi dibuka Sabtu malam, 26 Juli, di Nusa Tenggara Barat (NTB). Momen pembukaan berlangsung meriah, ditandai dengan penyerahan anak panah dari Wamenpora Taufik Hidayat kepada atlet panahan berkuda asal NTB, Arum Nazlus Shobah. Acara ini juga dihadiri oleh Menko Pembangunan dan Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Gubernur NTB.
Dari Katingan, kontingen yang dipimpin langsung oleh Endang Susilawatie—Ketua KORMI Katingan sekaligus anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dari Fraksi Gerindra—tampil memukau. Total ada 22 orang, terdiri dari atlet dan ofisial, yang ikut berangkat ke NTB membawa semangat, kekompakan, dan tentunya… prestasi!
Yang paling membanggakan, KORMI Katingan sukses menyumbang medali emas dari kategori Yoga Master Class. Medali ini jadi “oleh-oleh manis” yang dibawa pulang dari NTB untuk masyarakat Kalimantan Tengah.
“Alhamdulillah, atlet Katingan berhasil sumbang medali emas di kategori Master Class Yoga – Fornas NTB. Selamat buat PPYNI Kalteng, semoga semakin berkah. Bersama KORMI, kita sehat, bugar, gembira, luar biasa!” ujar Endang penuh semangat.
Tak hanya itu, peserta Katingan juga berasal dari berbagai Induk Organisasi Olahraga (Inorga), yang ikut menyemarakkan Fornas VIII:
PORTINA menampilkan 8 atlet yang membawakan kekayaan budaya lewat olahraga tradisional,
Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) mengirim 5 wakil yang menunjukkan gerakan harmonis penuh kelincahan,
Senam Tera Indonesia (STI) menghadirkan 4 peserta dengan aksi penuh kebugaran, dan
KLPI (Kebugaran Lansia Pralansia Indonesia) Katingan turut ambil bagian dengan 5 anggotanya, bukti bahwa semangat olahraga bisa dinikmati oleh semua usia.
“Kami berharap Fornas ini nggak cuma jadi ajang prestasi, tapi juga ruang untuk membangun jejaring, berbagi semangat sehat, dan memperkenalkan potensi budaya olahraga dari Katingan ke kancah nasional,” tambah Endang.
KORMI Katingan udah buktiin, bahwa olahraga masyarakat itu nggak kalah keren. Dari anak muda sampai lansia, semua bisa tampil, semua bisa berprestasi. (RS)